7 Fakta tentang umrah dan haji di Sulsel yang jarang diketahui

Bicara tentang haji dan umrah, Sulawesi Selatan selalu masuk dalam daftar daerah yang menjadi topik perbincangan. Jumlah jemaah yang cenderung lebih banyak, dan daftar tunggu yang lebih panjang, membuat membuat pemerintah, hingga perusahaan-perusahaan travel umrah, memberi perhatian besar ke daerah ini. Apa-apa saja fakta tentang umrah dan haji di Sulawesi Selatan? Berikut

Sumber Artikel : https://makassar.terkini.id/7-fakta-umrah-dan-haji-sulsel-jarang-diketahui/

1. Demi laris, Pedagang di Arab Saudi pakai bahasa Bugis

Mungkin karena pengunjung tokonya kebanyakan orang Bugis-Makassar, pedagang di Arab Saudi ini mempelajari beberapa kosa-kata berbahasa bugis, seperti: masempo (murah), tamaki (silahkan masuk), lammoro ji (murah). Video pedagang berbahasa bugis ini sempat menjadi viral di medsos.

2. Pengurusan passport umrah rata-rata 300 per hari antrean di imigrasi (republika online) Besarnya jumlah orang yang mengurus visa untuk berangkat umrah di Kantor Imigrasi, membuat antrean selalu padat. Kepala Kantor Imigrasi Makassar, Andi Pallawa Rukka, menyebutkan, di Kantor Imigrasi Jl Perintis Kemerdekaan, rata-rata kuotanya 250 orang per hari. “Untuk kantor imigrasi di Jalan Alauddin, rata-rata pemohon pasport itu kuotanya 115 orang per hari,” jelas Andi Pallawa Rukka, kepada terkini.id, Selasa 16 Januari 2018. Baca :Kisah heroik pasukan orange Makassar

3. Rata-rata 60 ribu jemaah umrah per tahun umrah Dengan rata-rata pengurusan hingga 300 jemaah per hari di Makassar, maka ada sekitar 60.000 jemaah asal Sulawesi Selatan yang diberangkatkan umrah setiap tahun. Untuk kuota haji, sebanyak  7.296 orang per tahun.

4. Daftar tunggu terpanjang di Indonesia Sulawesi Selatan merupakan pemegang rekor daerah dengan daftar tunggu haji terpanjang di Indonesia. Daftar tunggu Sulawesi Selatan saat ini jika di rata-ratakan mencapai hingga 35 tahun. Sementara, kabupaten dengan daftar tunggu haji terpanjang di Sulsel, adalah Sidrap, hingga 40 tahun.

5. Bikin acara sebelum berangkat Sebelum berangkat umrah, jemaah umrah asal Bugis-Makassar biasanya membuat acara. Acara tersebut dengan mengundang tetangga makan-makan di rumah, dan memohon doa untuk berangkat.

6. Ada 45 travel umrah Besarnya pasar umrah, membuat sejumlah perusahaan travel umrah, termasuk di Jakarta, membuka cabang di Makassar. Saat ini, menurut Kementerian Agama, sudah ada 45 travel umrah berizin di Sulsel.

7. Sasaran empuk penipuan Baca :Terluka Saat Amankan Unjuk Rasa Sopir Angkot, Ipda Suriati Dapat Penghargaan dari Mabes Polri Tingginya semangat orang Sulawesi Selatan untuk berumrah, menjadi celah oknum penipu. Banyak jemaah asal Sulsel yang tertipu dengan iming-iming umrah murah dengan harga di bawah standar. Kementerian Agama, bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Kepolisian membentuk tim satgas untuk mengatasi persoalan ini.

Sumber Artikel : https://makassar.terkini.id/7-fakta-umrah-dan-haji-sulsel-jarang-diketahui/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Protected by WP Anti Spam