Ingin Haji dan Umroh? Begini 5 Cara Menabung yang Bisa Kamu Lakukan

Cara #1: Niatkan Sedini Mungkin
Dengan berniat lebih awal, tentunya kamu dibiasakan fokus dengan tujuanmu untuk umroh nantinya.

Indahnya lagi dalam umroh, niat untuk berbuat baik saja sudah dianggap amalan. Dapat disimpulkan bahwa dalam haji dan umroh tidak ada alasan lagi untuk menunda-nunda niatnya.

Seperti halnya dalam peribahasa Cina lama, “Perjalanan seribu kilometer dimulai dari langkah pertama”. Keinginan untuk haji maupun umroh wajib diniatkan sedari awal.

Cara #2: Manfaatkan Fasilitas Pinjaman dari Bank Syariah
Setelah niat, maka cara selanjutnya adalah memanfaatkan layanan dan produk bank syariah, dikenal juga produk yang bernama pembiayaan umroh misalnya.

Produk ini memang dikhususkan untuk bisa membantu calon jamaah umroh agar bisa berangkat lebih cepat.

Namun, jika ingin lebih cepat, kamu bisa meminjam uang kepada pihak bank syariah untuk kebutuhan biaya umroh.

Supaya lebih yakin, kamu bisa bertanya pula pada ustadz mengenai sah tidaknya pinjaman haji dan umroh.

Perlu dicatat bahwa haji dan umroh masih membutuhkan bantuan arus kas agar umroh lebih cepat terlaksana.

Selain itu, jangan lupa untuk mengkombinasikannya dengan tips haji dan umroh yang sudah banyak dibahas di artikel lainnya.

Tapi sebelumnya, kamu sudah harus menabung dengan biaya tetap. Nantinya uang yang sudah kamu kumpulkan bisa menjadi kolateral dari pinjaman umroh yang diambil.

Cara #3: Menabung Di Perusahaan Penyelenggara Umroh
Beberapa perusahaan travel umroh biasanya menyediakan fasilitas tabungan haji dan umroh.

Seperti pada umumnya, dalam haji dan umroh kamu cukup memberikan tanda jadi sebagai jamaah sebesar Rp3,5 juta. Setelah itu, kamu akan mendapatkan voucher untuk berangkat umroh.

Sisanya akan dipenuhi dengan cara menabung hingga lunas sesuai dengan harga yang berlaku saat kamu menyelesaikan tabungan.

Ingat ya! Bukan saat kamu membayar uang muka haji dan umroh.

Hal yang menjadi perhatian adalah kamu perlu melihat sistem yang berlaku di perusahaan tersebut.

Selain itu, cari tahu juga reputasi dan pengalaman orang-orang yang sudah menggunakan jasa mereka.

Jika memang perusahaan tersebut sudah terbukti bisa memberangkatkan jamaah dan sejauh ini tidak ada desas desus cidera janji, tidak ada salahnya kamu menabung di perusahaan travel tersebut.

Perlu diketahui biasanya pilihan ini merupakan alternatif kedua bagi kamu yang ingin haji dan umroh dengan cara menabung.

Cara #4: Menabung dengan Besaran Tetap
Sebagaimana diketahui bersama bahwa banyak dari kita yang meremehkan kekuatan bunga berbunga atau lebih kerennya disebut sebagai compound interest.

Padahal dengan perhitungan yang sama, jika ingin haji dan umroh bersama pasangan, kamu hanya perlu menabung Rp200 ribu saja.

Tentu saja hal tersebut tidak bisa dilakukan dengan menabung melalui bank biasa.

Kamu bisa mencapainya jika menabung melalui koperasi syariah terpercaya yang biasanya memberikan bagi hasil melebihi 20% per tahun.

Di sisi lain, jika kamu menabung di bank syariah, pemerintah akan menjamin simpanan tersebut, sepanjang nilainya tidak lebih dari Rp2 miliar dan bunga yang diberikan tidak melebihi batas atas bunga simpanan yang ditetapkan Lembaga Penjamin Simpanan untuk haji dan umroh.

Cara #5: Jadikan Menabung Haji Sebagai Prioritas
Prioritas utama kamu ialah menabung di bank hingga target dana terkumpul.

Setelah terkumpul, kamu akan membayar lunas biaya haji dan umroh tersebut ke perusahaan penyelenggara umroh yang kamu percaya.

Biasakan mengalokasikan dana sekitar Rp100 ribu per bulan saja untuk haji dan umroh. Bila diperhitungkan kamu bisa berangkat umroh pada usia 25 tahun.

Deposito Syariah Juga Bisa Dilakukan Sebagai Usaha
Selain menabung di tabungan khusus, kamu juga bisa memilih deposito syariah sebagai cara menabungmu.

Dana primer untuk haji dan umroh di deposito syariah akan aman dan sentosa dari gonjang-ganjing pasar keuangan.

Selain itu, dana dan bunga tersebut tidak akan berkurang.

Bagi kamu yang ingin pergi haji dan umroh, tentunya artikel ini akan sangat membantu. Oleh karena itu bagikan artikel ini pada teman yang tergabung dalam satu manasik atau jamaah lainnya, terima kasih.

sumber: finansialku

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Protected by WP Anti Spam